Monday, March 15, 2010

Hening, bersyukur, ikhlas..

Photobucket

Selamat Hari Raya Nyepi.....

Hening..
Sepi...
Introspeksi diri..
Alam semesta menggengam suksma..
Selamat Tahun Baru Caka semua...
Tahun ini akan lebih baik dari kemarin...

Friday, March 5, 2010

My Activities...

Hari ini .. udah hampir 3 bulan kagak punya pembokat...
wih..cape juga dech...ngurusin tetek bengek semuanya...
Urusan ibu-ibu rumah tangga...

Dari bangunin si Didit yang tidurnya kayak kebo..susaaah banget ngebangunin....
Harus pake tenaga extra..mana badannya berat banget lagi...Dit..Dit...didit ku sayang yang dulu kecil mungil sekarang udah jadi gede...gendut...eh tapi sekarang udah agak kurusan dech ..udah lebih tinggi dari Atunya ..dan tambah cakep dia...

Kemudian nyiapin sarapan,
Biasanya sich nasi goreng pake telor, atau kentang goreng sama chicken nugget gak lupa, menu favorit.."tempe goreng" yang harus selalu ada. Kalau Malas-malas amat...sediain roti tawar pake segala macem sele n keju slices dech...biar ambil sendiri-sendiri

Biasa nya Si didit tuch yang paling ribut nyariin baju seragam skulnya..
Aaaargh...jadi pengin marah dech..bukannnya disiapin dari kemarin malem...
Soalnya di Raj Yamuna..setiap hari seragamnya beda-beda..

Yang ribut ntar kakaknya dech..si Andin yang takut telat..karna nungguin Didit yang lelet banget...dari mandi yang lumayan aujubilee lamanya .. kayak cewe dech mandinya... trus..pake baju..pake ribut.trus..nyiapain buku-buku skul nya ( bukan nya dari malem sebelumnya ..padahal udah cape dech urat tenggorokan tiap hari kasi tau ke dia ) sampe sarapan...pake gerakan2 seperti penabuh drum....but anyway ..he still my sweet young boy...yang kadang-kadang suka menghibur.

Setelah mereka berangkat skul n suami ke kantor...baru dech di mulai kegiatan rutin ..dari bersih2 nyapu n ngepel..masak.. cuci pakaian...

Yach gitu dech..tiap hari....
Dan sekarang..lagi bozeen bozzzen nya..
Tapi...
Aku tetep bersyukur..Tuhan begitu baik pada kami...memberikan kehidupan ini pada kami... semoga kami selalu sehat...dan rukun2 terus...

Oya aku lupa cerita ttg anak ku yang pertama ..Agri...he is A DJ..dia biasanya kuliahnya mulai jam 10 an gitu...

Okey dech..lain kali aku akan cerita mengenai keluarga ku..
Sekian dulu hari ini...
Happy weekeng all...

Wednesday, February 10, 2010

Bapak

Hi guys, kemarin aku sudah menulis tentang ibu ku, tidak adil rasanya aku tidak menulis tentang ayah…
Bapak…begitu panggilan kami padanya…
Bapak adalah seorang “Ayah” yang terbaik didunia. Bapak selalu mengerti kami, kami lima orang bersaudara semua wanita, dan aku adalah anak ke tiga. Bapak bagi kami seperti sahabat, kakak, ayah, dan segalanya bagi kami..
We all miss u dad…

Ayahku hanyalah seorang guru di sebuah SMA Negeri di Bali Utara sana , yang pada saat akhir hidupnya oleh PDK ( sekarang DepDikBud) ditunjuk untuk menjadi pengawas untuk sekolah-sekolah menengah di seluruh Indonesia.
Menurut ku beliau seorang jenius, pintar, menguasai berbagai macam Ilmu, beliau jago Fisika, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Belanda, teknik elektro dan banyak ilmu lagi… ( hehe mungkin aku terlalu berlebihan ya..) …Aku begitu bangga menjadi anaknya.. yang paling aku kagumi dan syukuri adalah kejujuran beliau…setidaknya itu yang aku tahu. Sampai akhir hayatnya aku tidak pernah mendengar beliau terlibat korupsi dan lain sebagainya, kami selalu diajarkan untuk hidup jujur dan sederhana. Bapak dulu pernah dikirim ke Malaysia untuk menjadi guru di Kuala Lumpur, kami sempat tinggal disana selama kurang lebih tiga setengah tahun, dulu ( sekitar th 1969 s/d 1973) Malaysia sempat kekurangan tenaga guru, sehingga Indonesia banyak mengirim tenaga guru kesana.
Dulu Bapak kuliah di Bandung, Sekolah Teknik UI ( sekarang ITB), jurusan Fisika. Namun tidak sampai selesai< Bapak harus meninggalkan kuliah dan mencari Ijazah B1 untuk pengajar karena menyusul ibuku ke Bali. Sebelumnya Ibu adalah tenaga bidan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Begitulah sekelumit cerita tentang orang tuaku. Ada sebuat tulisan dikirim oleh seorang temanku. Sangat menyentuh.
Dibawah ini aku lampirkan :

"YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH"

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja
diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kotaatau luar negeri,
yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap
hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk
menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja
dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan
apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di
sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya"
,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh
sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama
menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi
tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anakyang
manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa
bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa
berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalahMama.. ..
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak
dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS
menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di
ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang
dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan
mengeras danPapa
memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera
datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter
atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata
hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai
dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk
berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan
menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi
dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang
pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan
teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia
tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa
belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin padaPapa
untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelakiyang
di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang
panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah
selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang
sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam
segala hal..

Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika
aku kembali membagikannya kepada teman-teman ku yang lain.

Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang
kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk
teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !

Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa
/ Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi
dibalik hatinya.*

Tuesday, February 9, 2010

IBU

Hi guys...udah lama sekali aku nggak nulis diblogku..
aku tidak punya inspirasi n kadang malu juga..tapi anyway it's time to write, mau ngapain lagi...
Saat ini aku kangen sekali pada ibu... aku ingin menulis tentang beliau...

Kadang aku ingin merenung…tentang perjalanan hidup yang aku lalui
Susah..senang..datang silih berganti…kadang aku syukuri .. kadang aku kutuki…(yang memang seharusnya aku syukuri) …tapi apabila cobaan berat datang..seperti saat ibuku tiba-tiba meninggalkan ku….saat-saat mendekati hari-hari pernikahanku …….meme’ ( begitu panggilanku untuk ibu tercinta dan tersayang) pergi meninggalkanku..padahal aku belum sempat membahagiakan beliau, waktu itu..aku baru beberapa bulan kerja di BRI, aku baru mulai menerima gajiku….Aku tidak terima ibu ku secepat itu pergi, padahal baru 2 tahun yang lalu Bapak meninggalkan kami. Saat itulah aku mengutuki hidupku ..yang belakangan akhirnya aku sadari semua ada hikmahnya..
Tapi aku bersyukur , aku sudah sempat membelikan beliau make up kesayangan beliau ( yang biasanya selalu dibelikan oleh almarhum bapak) serta sepasang sandal cantik untuk nya, dengan gaji pertamaku tentunya …dan..saat kepergiannya masih tersimpan rapi dilemarinya.
Aku tahu beliau begitu bangga saat aku diwisuda, walaupun bapak tidak sempat menyaksikan aku diwisuda. Aku bisa melihat senyumnya, yang begitu bahagia. Terimakasih Tuhan aku sempat membahagiakan ibuku…
Ibu……
Beliau orang yang begitu tegar, begitu menyayangi kami semua, rela berkorban apa saja untuk anak-anaknya…
Beliau seorang pekerja keras, beliaulah yang mendorong kami untuk bersekolah setinggi-tingginya, walaupun ekonomi keluarga kami empot-empotan. Ayahku hanyalah seorang pegawai negeri dengan gaji kecil sedangkan Ibuku seorang bidan. Kami membuka klinik sendiri dirumah kami yang sederhana. Ibu lebih banyak melayani masyarakat desa yang berada dekat lingkungan kami, yang terkadang hanya bisa membayar seadanya. Kadang mereka bayar pakai buah-buahan, tapi ibu selalu menerimanya dengan ikhlas. Kadang ibu menerima panggilan dari nelayan-nelayan pinggiran yang sakit, ibu dengan senang hati datang kegubuk reyot mereka dipinggiran pantai kecil kota Singaraja di Bali Utara sana.. Tidak heran saat ibu wafat, entah darimana datangnya pelayat yang datang silih berganti, dengan muka yang penuh duka, mereka semua berkata lirih..” dimana lagi kami mencari ibu bidan yang sebaik beliau”. Dalam hati aku sangat bangga menjadi anak ibuku, aku dilahirkan oleh seorang ibu yang begitu baik, yang banyak dicintai oleh orang-orang yang pernah mengenalnya…
Ibu…., berkat ajaranmu aku kini ingin menjadi sepertimu, menyanyangi anak-anakku sepenuh hati, menolong orang yang memerlukan pertolongan kita, mencintai suami dan keluarga. Dan selalu mendoakan keluarga ini menjadi yang terbaik. Walaupun aku tidak sesempurna beliau, tapi aku akan coba.
Terimakasih ibu, semoga engkau bahagia si sisi Nya.

Saturday, December 26, 2009

Photobucket

Let’s do more for Indonesia

Negara Indonesia kita tercinta ini adalah Negara yang sangat kaya. Selain sumber daya alamnya, Indonesia kaya pula dengan sumber daya manusianya. Bayangkan saja disalah satu pulau terbesar di Indonesia (Kalimantan) terdapat suatu Negara yang sangat kaya, bahkan Negara terkaya di dunia yaitu Brunei. Padahal luas Brunei mungkin hanya sepersepuluh pulau Kalimantan. Tapi kenapa mereka bisa? Dimanakah letak kesalahan kita ?

Seharusnya dari analisa letak dan daerah, kita pun bisa menjadi negara yang sangat kaya, belum lagi dengan lautannya yang sangat luas. Namun kini justru Indonesia menjadi salah satu negara termiskin didunia. Pendapatan perkapitanya pun sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Bahkan dari sanalah orang-orang Indonesia menjadi orang-orang yang sangat kreatif mengelola penghasilan yang sangat kecil agar bisa bertahan hidup.

Kalau kita mau berpolemik, mungkin kita akan menyalahkan para pejabat yang sedang berkuasa. Para anggota dewan yang terhormat yang hanya sibuk membuat Undang-Undang atau menuduh Presiden yang tidak becus memimpin negara. Boleh-boleh saja kita berpendapat demikian, tapi apa hasil dari semua polemik itu? Masalah akan semakin runyam, negara kita semakin kacau. Dari saling tuduh melakukan korupsi antar pejabat, sampai melakukan pembunuhan. Para kuli tinta ikut sibuk mengompori masalah, dengan harapan ratingnya semakin naik. Tinggallah kita yang ikut menonton drama kehidupan negara kita yang entah sampai kapan happy endingnya.

Daripada kita ikut sibuk mengurusi negara yang bukan didalam ”circle of influence” kita. Yang saya maksud; kadang-kadang kita ikut-ikutan cuap-cuap sampai berbusa-busa tapi toch itu tidak mempengaruhi mereka, bahasa keren nya : “ nggak ngaruh tuch”. Lebih baik kita melakukan sesuatu yang bermanfaat. Walaupun itu kecil, dari kecil lama-lama menjadi bukit, seperti kata peribahasa kita dahulu.

Mulailah dari diri kita dulu, lakukan hal-hal yang bermanfaat misalnya :

• Let’s go green Indonesia ! Bumi ini semakin panas, bahkan ditempat saya tinggal (Denpasar, Bali) rata-rata suhu udara sekarang diatas 30° Celcius. Bayangkan kalau kita biarkan makin lama dunia akan semakin panas. Baiklah kita mulai dari yang kecil dulu, mulailah menanam pohon sebanyak-banyak di halaman rumah kita, tidak harus yang mahal-mahal. Kemudian tanam sebanyak-banyaknya pohon peneduh di sepanjang jalan depan rumah kita, atau digang-gang rumah kita. Ajaklah semua tetangga untuk melakukan itu. Saya yakin kalau semua melakukan itu, udara akan tambah bersih, dan Indonesia akan semakin hijau. Maka sedikit demi sedikit suhu udara akan turun kembali.
• Bersihkan Indonesia dari sampah-sampah yang berserakan. Jangan membuang sampah sembarangan ! Di mulai dari rumah tangga, Ibu-ibu rumah tangga bisa mulai memisahkan sampah organik dan anorganik. Pisahkan sisa-sisa remah sayuran dan buah-buahan dengan sampah-sampah plastik, kaleng dan kertas. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos yang bisa menyuburkan tanaman-tanamam yang kita tanam dihalaman rumah. Sedangkan sampah anorganik bisa dikumpulkan dan berikan pada para pemulung yang bisa mereka kumpulkan untuk dimanfaatkan kembali. Sisa sampah yang lain bisa dibuang ke tempat pembuangan sampah yang telah disiapkan oleh Dinas Kebersihan. Biasanya dari Dinas Kebersihan Kota akan datang ke kompleks rumah tinggal untuk mengambil sampah penduduk. Atau ibu-ibu yang jauh dari jangkauan Dinas Kebersihan Kota bisa membakar sampah sisanya. Kadang-kadang banyak ibu-ibu yang mau cari praktis dengan cara membuang sampah ditanah-tanah kosong atau melemparnya ke dalam sungai. Ini sama saja seperti menyembunyikan bangkai di bawah tempat tidur, akhirnya akan tercium juga baunya. Hal tersebut akan merusak lingkungan, menyebabkan banjir, lingkungan akan kotor dengan sampah yang berserakan ditanah-tanah kosong yang belum dimanfaatkan oleh pemiliknya.
• Hemat Energy ! Sumber energy dibumi ini sudah semakin menipis. Lama-lama akan habis. Para ilmuwan sekarang sedang berpikir keras untuk mencari sumber energy lain selain dari batubara dan minyak bumi (fosil), mereka sedang mencoba mencari sumber lain yaitu energy nuklir, inipun masih banyak pro kontranya. Mulai dari kita, matikan lah lampu-lampu yang tidak perlu, kalau udara tidak terlalu panas jangan menghidupkan AC, gunakan penerangan yang secukupnya. Saat ini Indonesia sudah merasakan giliran mati lampu, jadi Let’s save the energy!
• Hemat menggunakan air. Ya, akibat musim panas yang berkepanjangan serta hutan-hutan yang terus digunduli, sumber air semakin mengecil. Air-air danau debitnya semakin menurun.
• Terakhir, mulai sekarang berlaku jujur, jangan melakukan pelanggaran maupun penyelewengan sekecil apapun, karena itu adalah bibit-bibit dari sikap korupsi. Agar ini menjadi teladan bagi anak cucu kita kelak yang akan meneruskan generasi kita.

Mungkin hal ini akan bisa sedikit membantu untuk menyelamatkan dunia, khususnya negara kita Indonesia. Itulah yang bisa kita lakukan yang masih dalam ”circle of influence” kita. Namun kita tidak bisa berbuat apa-apa bila para ilmuwan mengatakan panas ini terjadi karena dari suhu matahari yang semakin memanas seperti yang kita saksikan di film ”Knowing” dan ”2012”. Kalau itu sih kita hanya bisa berdoa pada Tuhan dan memasrahkan segalanya kepada Nya.



Desember 2009
Tejatini (Seorang ibu rumah tangga).